Ngonten Bareng Pasangan Makin Produktif dan Kreatif dengan ASUS Zenbook 14x OLED yang Inovatif

Daftar isi [Tampil]

Pasangan Content Creator adalah julukan yang sering aku dan suami dapatkan. Aku seorang blogger sekaligus content creator yang fokus di bidang parenting, lingkungan, traveling, dan kecantikan. Sementara itu, suami punya pekerjaan sampingan sebagai fotografer sekaligus content creator yang fokus mengulik Surabaya beserta isinya. Kami sering diskusi bersama untuk brainstorming ide dengan gadget smartphone dan laptop. Aku biasanya memakai smartphone dan notebook ASUS kesayanganku, sedangkan suami memakai laptop dari zaman kuliah yang sudah mulai lemot untuk editing video.

"Hah? Notebook ASUS?"

Iya, aku nggak salah tulis, kok. Selama ini aku memang sering melahirkan konten baik artikel blog, fotografi, maupun videografi lewat notebook ASUS peninggalan zaman kuliah dulu. Soal daya tahan dan keawetan, aku rasa ASUS memang juara sejak dulu meskipun hanya setingkat notebook.

Akan tetapi, soal produktivitas beda cerita lagi. Notebook ASUS-ku jelas punya produktivitas rendah sekali sampai ditingkat hampir setiap hari aku dan suami bergadang untuk mengejar deadline konten. Maklum, spesifikasi notebook ASUS sebenarnya bukan dibuat untuk content creator yang tentunya butuh performa grafis yang tinggi. Kalau untuk blogging masih oke lah, meskipun sekarang sudah mulai lemot. Akan tetapi, jika dipakai untuk editing video sederhana saja sudah sangat menguras waktu sekali dan butuh kesabaran ekstra ganda. Namun, hanya notebook ASUS, laptop suami, dan smartphone yang saat ini kami punya untuk berkarya.


Menilik Produktivitas Pasangan Content Creator Sukses

Bicara soal produktivitas, aku dan suami sebenarnya punya banyak impian sebagai pasangan content creator agar bisa makin produktif, serta menebarkan semangat berkarya kepada orang lain. Berkaca dari pasangan influencer buku islami anak Canun Kamil dan Fufu Elmart. Produktivitas mereka tergolong tinggi mulai dari buku anak, buku pernikahan, konten edukasi, sampai berbagai seminar tentang buku islami anak.

Selain Canun Kamil-Fufu Elmart, ada juga pasangan selebgram Alfy Saga dan Fatma Sarizar yang sukses menginspirasi banyak pasangan muda untuk ikut berkarya lewat media sosial. Perjuangan mereka tak luput dari produktivitas yang tinggi ketika membuat konten. Dari perjuangan pasangan content creator Canun Kamil-Fufu Elmart dan Alfy Saga-Fatma Sarizar, aku dan suami menangkap beberapa hal yang bisa dipelajari dari produktivitas pasangan content creator sukses seperti mereka.

1. Kerja keras dan cerdas

Memutuskan untuk jadi seorang content creator adalah awal yang tak disengaja ketika aku sedang mencari ruang ekspresi setelah jadi Ibu Rumah Tangga. Suami menyarankan untuk menekuni kembali dunia blog, serta jadi content creator video edukasi tentang lingkungan atau keilmuan yang aku miliki.

Apalagi, saat ini content creator sedang naik daun di era digitalisasi, serta berpeluang besar jadi pekerjaan dengan gaji tinggi di masa depan. Namun, jadi content creator tak luput dari kerja keras dari bawah, serta kerja cerdas untuk efisiensi waktu agar makin produktif.

2. Dedikasi yang Tinggi

Tak mudah jadi pasangan content creator seperti kami dengan kehadiran bayi kecil yang semakin hari tumbuh semakin cerdas. Kadang, waktu kami tersita habis saat mood si kecil sedang tidak bagus. Tak pelak, laptop kami kena imbas keaktifan si kecil yang sedang lucu-lucunya.

Satu-satunya hal yang menghalangi kami untuk berhenti berkarya adalah dedikasi kami untuk menebar manfaat positif kepada generasi muda. Sama halnya dengan Canun Kamil dan Fufu Elmart yang punya dedikasi tinggi di dunia pendidikan anak secara islami. Inovasi kreatif selalu muncul dari mereka untuk memberikan edukasi islami kepada buah hati orang tua di seluruh Indonesia.

3. Punya mimpi yang besar

Aku selalu ingat kutipan kalimat penyemangat, "kalau mimpimu tidak membuatmu takut, artinya mimpimu belum cukup besar". Kalau dilihat-lihat lagi, pasangan Canun Kamil dan Fufu Elmart punya mimpi yang sangat besar untuk menanamkan akidah dan akhlak anak lewat buku edukasi. Alfy Saga dan Fatma Sarizar pun dulu juga punya mimpi besar untuk sukses bersama sejak pacaran.

4. Proses adalah Kunci

Aku dan suami mengikuti instagram Alfy Saga-Fatma Sarizar dari follower masih puluhan ribu hingga jutaan, dari yang masih pacaran hingga menikah, dari yang kualitas konten masih ala kadarnya hingga premium. Semua kesuksesan mereka ternyata melewati proses yang tidak sedikit. Hal inilah yang selalu dilewatkan oleh orang-orang sehingga produktivitas minimal, tapi menginginkan hasil yang maksimal.


Hal yang Bisa Mendukung Content Creator Makin Produktif Berkarya

Setelah menganalisis produktivitas pasangan content creator yang kreatif, produktif, serta sukses menginspirasi, ternyata ada juga beberapa hal yang diperlukan seorang content creator agar lebih produktif. Diawali dengan support system, properti foto atau video, hingga gadget dengan performa yang mampu mengimbangi daya imajinasi content creator.

1. Support System

Aku dan suami sepakat saling dukung dalam berbagai kegiatan asalkan tetap melaksanakan kewajiban masing-masing. Selain itu, penting juga untuk mendapatkan pengertian, serta dukungan dari keluarga besar tentang apa yang kami lakukan. Support system yang positif tentunya akan menciptakan lingkungan yang kondusif agar tetap produktif.

Ruang berkarya aku dan suami sebagai content creator.

2. Gadget dan Properti Pendukung

Dalam hal fotografi atau videografi, gadget serta properti pendukung juga dibutuhkan untuk menghasilkan konten yang kreatif. Beberapa properti dasar yang perlu seperti kamera, smartphone, lighting, backdrop, dan properti lain yang bisa mendukung kinerja content creator.

3. Laptop yang Mumpuni untuk Editing

Dalam dunia content creator, editing draft konten diperlukan untuk menciptakan finishing yang eye catching. Sebagai blogger yang perfeksionis, aku suka mendesain sendiri infografis atau foto untuk mempercantik artikel blog. Selain itu, aku juga sering membuat video edukasi tentang parenting dan lingkungan untuk diunggah di reels instagram, tik tok, atau Pinterest. Kalau suami, lebih sering desain atau editing video yang tentu saja tingkat kesulitannya lebih tinggi menggunakan aplikasi Adobe Premiere dan After Effect.

Biasanya aku menggunakan Notebook ASUS, kadang laptop suami. Akan tetapi, butuh waktu yang agak lama pada proses editing karena kedua laptop yang kami pakai sebenarnya sudah tidak mumpuni untuk merealisasikan konten tersebut sesuai imajinasi kami. Oleh karena itu laptop yang mumpuni merupakan hal yang berperan cukup besar dalam meningkatkan produktivitas dan kreativitas tanpa batas seorang content creator.


ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400), Dukung Pasangan Content Creator Makin Produktif, Kreatif, dan Menginspirasi

Kembali lagi ke problem utama kami sebagai pasangan content creator adalah rendahnya produktivitas karena laptop yang kurang mumpuni. Meskipun keterbatasan itu masih bisa kami atasi, tapi efek capeknya jadi double untuk melawan waktu agar produktivitas bisa terjaga. Tak jarang kami sering oleng sehingga kurang produktif.

Aku dan suami pun mulai menjelajah internet untuk mencari laptop yang mumpuni dalam mendukung kinerja content creator seperti kami. Ya, walaupun belum bisa membeli, paling tidak ada gambaran target yang harus dicapai untuk menghindari berbagai efek samping dari laptop yang kurang mumpuni. Setelah beberapa kali menjelajah internet, ternyata pilihan kami tak jauh-jauh dari merk ASUS karena memang dari dulu aku kuliah sudah terkenal memiliki spesifikasi paling ciamik dan inovasi yang tiada henti.

ASUS
Sumber: ASUS.com

ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) jadi pilihan yang menurut kami sangat cocok untuk meningkatkan produktivitas content creator. Laptop ultra-portable dengan layar OLED 14-inci dan dilengkapi ScreenPad™ 2.0. ini merupakan seri terbaru dari Zenbook Classic. ASUS Zenbook 14X OLED terbaru hadir sebagai jawaban content creator seperti kami yang membutuhkan laptop dengan performa powerful, fitur untuk meningkatkan produktivitas, serta menjaga kesehatan pengguna dengan meredam berbagai hal yang bisa mengancam kesehatan fisik. Selain itu, Zenbook 14X OLED juga cocok untuk pasangan content creator seperti kami yang sudah punya anak

Lah, gimana ceritanya kok bisa sih menjaga kesehatan pengguna? Trus apa juga hubungannya sama anak?

Penasaran, kan? Langsung saja aku ulas sampai tuntas berbagai keunggulan si elegan ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) sebagai laptop yang powerful untuk pasangan content creator.


Desain Mewah nan Elegan, Tapi Tahan Banting

Suatu ketika akibat keteledoranku, si kecil pernah melempar notebook ASUS-ku dan mengakibatkan bagian pinggiran layar sedikit rusak. Untung saja, notebook ASUS-ku masih berfungsi dengan normal dan si kecil tidak terluka. Hal ini yang menjadi dasar aku dan suami dalam memperhatikan spesifikasi sebuah laptop karena memang tak selamanya orang tua bisa terus fokus menjaga anak.

Desain ringan dan tipis
Sumber: ASUS.com


Nah, ASUS Zenbook 14X OLED ini adalah solusi pasangan content creator seperti kami yang sudah memiliki anak. Bagaimana tidak, laptop tersebut telah memiliki sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar US Military Grade (MIL-STD 810H). Uji ketahanan pada ASUS Zenbook 14X OLED tersebut dilakukan dengan berbagai pengujian ekstrem seperti tes jatuh, tes getaran, hingga tes operasional pada lingkungan ekstrem. Selain telah teruji tahan banting, desain ringkas dan ringan kembali menjadi salah satu keunggulan Zenbook 14X OLED (UX5400). Bobotnya yang hanya 1,4 kg disertai ketebalan 16,9 mm atau sekitar ukuran kertas A4, membuatnya mudah dibawa kemana-mana sehingga meringankan beban content creator yang kadang dituntut untuk proses editing di lokasi.

Rahasia desain bodi ringan dan ringkas, tapi tampak mewah dan elegan tersebut ada pada teknologi NanoEdge Display yang memungkinkan bezel layar Zenbook 14X OLED (UX5400) dihadirkan sangat tipis yaitu hanya 3mm pada kedua sisi layarnya. Akibat bezel tipis ini, keseluruhan dimensi bodi bisa dipangkas hingga punya bodi sekelas laptop 13 inci. Selain itu, bezel yang sangat tipis juga membuat Zenbook 14X OLED (UX5400) memiliki layar dengan screen-to-body ratio hingga 92%, yang artinya layar terlihat lebih luas dengan dimensi laptop yang tetap dibuat ringkas. Pada rasio 92% tersebut, layar laptop akan makin mirip dengan smartphone yang saat ini ramai mengusung konsep bezel-less.


Kualitas Visual Premium dengan Layar OLED

Layar ASUS OLED menghadirkan kualitas visual premium, terutama untuk pekerja kreatif content creator. Selain dukungan fitur HDR yang tersertifikasi oleh VESA, ASUS OLED memiliki color gamut mencapai 100% pada color space DCI-P3 sehingga memiliki tingkat reproduksi berbagai warna dengan cakupan lebih luas dari sRGB.

Sumber: ASUS.com


DCI-P3 ini ternyata juga digunakan dalam industri film karena cakupan warna sangat luas sehingga detail warna dalam film selalu terlihat premium. Tak cukup dengan cakupan warna yang kaya, sertifikasi PANTONE Validated Display juga sudah dikantongi ASUS OLEH sehingga tingkat akurasi warna yang dihasilkan juga sangat tinggi. Wow! Makin kebayang kan gimana kualitas konten yang dihasilkan dari Zenbook 14X OLED, pasti epic!


Performa Grafis Powerful dengan Hardware Modern untuk Tingkatkan Produktivitas

Sebagai content creator yang juga berkutat di bidang fotografi serta videografi, tentunya kami butuh laptop dengan performa grafis yang powerful. Kabar baiknya ASUS menyediakan chip grafis terpisah yang membantu content creator sepertiku dan suami yang sering menjalankan aplikasi desain grafis serta editing video yang cukup berat, yaitu NVIDIA GeForce MX450 dengan VRAM sebesar 2GB. Ditambah lagi, ASUS makin memanjakan content creator dengan performa kencang lewat M.2 PCIe SSD 3.0 berkapasitas 1TB dan memori LPDDR4 berkapasitas 16GB.

Selain performa grafis yang ciamik, laptop modern ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xᵉ graphics. Hardware modern tersebut membuat performa laptop semakin berada di garda terdepan, membuat pasangan content creator seperti kami makin produktif dengan kecepatan super. So, nggak lagi deh, bergadang sampai oleng.


Kesehatan Mata Terjaga, Nyaman Saat Bekerja

Selalu bekerja di depan layar laptop sampai larut malam, kadang membuatku khawatir akan kesehatan mataku dan suami. Salah satu hal yang aku suka dari Layar ASUS OLED dalam Zenbook 14X OLED adalah adanya sertifikasi low blue-light dan anti-flicker dari TÜV Rheinland. Jadi berada lama di depan layar laptop untuk produktivitas tinggi tak lagi khawatir akan merusak mata.

Sumber: ASUS.com


Sertifikasi low blue-light dan anti-flicker untuk kenyamanan mata content creator juga didukung dengan kemampuan Layar ASUS OLED untuk mempertahankan kualitas visualnya ketika kecerahan layar berada pada tingkat rendah. Bahkan, pada tingkat kecerahan 11% sekalipun, layar ASUS OLED masih bisa menampilkan kualitas visual yang sama dengan tingkat kecerahan 100%. Hal ini tentu saja sangat penting untuk kesehatan mata content creator yang tak jarang bergadang untuk mengejar deadline.

Selain nyaman di mata dari segi visual, desain bodi Zenbook 14X OLED juga membantu para blogger sekaligus content creator sepertiku untuk bisa memberi posisi nyaman saat mengetik. Laptop ini bisa dibuka hingga 180⁰ dengan mekanisme 180⁰ ErgoLift Hinge untuk posisi clamshell. Mekanisme ini membuat body utama laptop memiliki posisi sedikit lebih tinggi untuk menghadirkan pengalaman mengetik yang lebih nyaman. Kesehatan mata terjaga, postur badan pun tak lagi bungkuk ketika mengetik, dan produktivitas bisa meningkat saat nyaman tercipta.


Efektivitas Waktu dengan ScreenPad™ 2

Siapa nih yang kadang hobi nge-zoom sambil nge-draft blog atau edit video? Bagi emak-emak blogger sekaligus content creator seperti aku, waktu benar-benar berharga sehingga multitasking adalah jalan ninjaku. Ternyata laptop Zenbook 14X OLED ini dilengkapi ScreenPad™ 2.0 yang berfungsi sebagai layar kedua sekaligus touchpad. Melalui fitur App Switch, berbagai aplikasi dapat ditampilkan dari layar utama ke ScreenPad™ 2.0. Dengan demikian, aku bisa menghemat waktu dengan mengerjakan dua hal sekaligus dalam satu gadget. Editing video atau draft blog bisa tampil di layar utama, sedangkan video conference atau zoom bisa ditampilkan di ScreenPad™ 2.0.

Selain fitur App Switch, Zenbook 14X OLED juga dilengkapi fitur Quick Key untuk akses cepat serta mengatur shortcut setiap aplikasi yang terpasang. Shortcut pada Quick Key akan berubah sesuai dengan aplikasi yang sedang aktif digunakan. Pengguna juga tidak perlu repot mengakses berbagai menu di layar utama untuk menggunakan berbagai fungsi di aplikasi Microsoft Office. Sebab melalui ScreenPad™ 2.0 ada fitur untuk menampilkan antarmuka tambahan di berbagai aplikasi utama Microsoft Office.


Dukung Mobilitas Tanpa Batas Content Creator

Sebagai seorang fotografer dan videografer freelance, kadang mengharuskan aku dan suami untuk melakukan visit ke klien, dan harus upload di hari yang sama. Alasan tersebut membuat kami membutuhkan laptop yang bisa mengimbangi mobilitas serta kemudahan konektivitas internet atau gadget pendukung. Zenbook 14X OLED ini memiliki konektivitas sangat lengkap karena ASUS percaya bahwa kelengkapan konektivitas bisa meningkatkan produktivitas content creator tanpa batas.

Sumber: ASUS.com


Sebut saja berbagai port seperti HDMI 2.0, USB 3.2 Gen2 Type-A, MicroSD, 3.5mm combo audio jack, bahkan USB Type-C Thunderbolt™ 4 tersedia dalam Zenbook 14X OLED. Menariknya, dua port USB Type-C Thunderbolt™ 4 tersebut memiliki kecepatan transfer data hingga 40Gbps,  dapat digunakan untuk menghubungkan monitor tambahan dengan dukungan resolusi hingga 8K, serta mendukung fitur USB Power Delivery untuk mengisi daya baterai melalui adapter charger maupun power bank.


Spesifikasi ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)

Spesifikasi lengkap laptop ASUS Zenbook 14X OLED tertera dalam keterangan di bawah ini:


Main Spec.

Zenbook 14X OLED (UX5400)

CPU

Intel® Core™ i7-1165G7 Processor 2.8 GHz (12M Cache, up to 4.7 GHz)

Operating System

Windows 10 Home

Memory

16GB LPDDR4X

Storage

1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display

14" (16:10) OLED 2.8K (2880x1800) 90Hz 400nits DCI-P3:100% NanoEdge display, PANTONE Validated Display, VESA TrueBlack HDR, TÜV Rheinland eye care certified, 92% screen to body ratio

ScreenPad™ 2.0 (FHD+ (2160 x 1080) IPS-level Panel)

Graphics

Intel® Iris Xe Graphics, 

NVIDIA® GeForce® MX450, 2GB GDDR6

Input/Output

1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 2x Thunderbolt™ 4 supports display and power delivery, 1x HDMI 2.0b, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader

Camera

720p HD camera

Connectivity

Wi-Fi 6 (802.11ax) + Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio

Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery

63WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension 

31.12 x 22.12 x 1.69 ~ 1.69 cm

Weight

1.4Kg

Colors

Lilac Mist, Pine Grey

Price

Rp23.999.000

Warranty

2 tahun garansi global


Ciptakan Konten Berkelas dengan ASUS Zenbook 14X OLED, Ngonten Produktif Tanpa Takut Oleng

Saat menemukan review produk ASUS Zenbook 14X OLED, kemudian berdiskusi cantik bersama suami, kami yakin 100% bahwa laptop ini bisa tingkatkan produktivitas content creator lewat performa superior yang dimilikinya. Mulai dari desain, ketahanan, hardware, software, konektivitas, performa grafis, baterai, hingga kesehatan pengguna pun turut dipikirkan secara matang oleh ASUS dalam menciptakan laptop yang content creator friendly.

Tagline "Laptop Ultraportable untuk Kinerja Lebih Produktif" cocok untuk content creator yang dituntut untuk produktif dalam berkarya. Kami juga yakin bisa ciptakan konten berkelas dengan ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) untuk menginspirasi generasi muda agar ikut berkarya. Ngonten pun makin produktif tanpa takut harus oleng, kelelahan, atau mata yang semakin rusak akibat radiasi layar laptop. Berkarya tanpa batas, makin produktif dengan ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400). Semoga bisa meminang laptop super ini ya!


Referensi

https://bairuindra.com/asus-zenbook-14x-oled-ux5400-writing-competition/

https://www.asus.com/Laptops/For-Home/Zenbook/Zenbook-14X-OLED-UX5400-11th-Gen-Intel



Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) Writing Competition bersama bairuindra.com


Share:

Tips Membuat Opening Blog Menarik

Daftar isi [Tampil]

Entah sudah berapa lama mataku beradu dengan sinar layar gawai yang cukup terang. Malam semakin menantang, menyebarkan petang yang bahkan bisa menyembunyikan padang ilalang. Binatang malam pun mulai menyanyi di bawah temaram sinar bulan dan bintang. Sepi pun datang ditemani suara-suara malam yang menemaniku bergadang.

Tak mudah ternyata merangkai kata paragraf pembuka untuk memberi impresi "wah" kepada pembaca. Butuh waktu agak lama untuk meramu paragraf pembuka yang bisa mengikat pembaca dengan tulisanku yang sederhana.

Malam semakin larut dalam balutan sunyi yang syahdu. Hasratku menulis semakin menggebu. Kata demi kata keluar begitu saja dari ruang pikiranku. Hingga akhirnya sampailah kamu, pembaca tulisanku, di penghujung paragraf pembuka yang aku ramu khusus untukmu. Selamat membaca bagian selanjutnya dari ceritaku tentang membuat lead atau paragraf pembuka artikel yang menarik sesuai versiku.

Lead artikel


Lead atau Paragraf Pembuka Artikel

Cerita yang aku tuangkan di awal adalah salah satu contoh lead (teras) atau paragraf pembuka dalam artikel untuk menarik pembaca. Kalau suka dengan musik, fungsi lead hampir sama dengan intro dalam musik atau bagi penggemar film, lead ini sama seperti teaser atau penggoda. Pada dasarnya, bagian awal dari tulisan adalah penentu apakah pembaca akan tertarik untuk membaca sampai akhir atau berhenti. Sama seperti intro musik atau teaser dalam film.

Lead ini sebenarnya sudah terkenal di kalangan jurnalis yang biasa menulis berita atau feature. Pada artikel blog, menurutku pribadi juga perlu suatu lead menarik untuk menunjukkan bahwa artikel yang kita tulis itu layak untuk dibaca sampai akhir. Oleh karena itu, sangat penting menentukan lead atau opening yang bisa memikat pembaca.


Pentingnya Lead dalam Artikel Blog

Secara garis besar, adanya lead bisa menentukan apakah pembaca lanjut ke paragraf setelahnya atau langsung berhenti saat itu juga. Sebagai blogger, tentunya hal ini juga jadi pertimbangan agar tak menimbulkan bounce rate tinggi ketika pembaca tak sampai 2 menit bertahan di blog. Selain itu memberikan lead dalam artikel juga memiliki beberapa manfaat penting sebagai berikut:

1. Menarik Pembaca

Aku punya dua rumah yang aku tawarkan kepada pembeli. Rumah pertama punya teras yang luas, tanaman hijau, serta berbagai jenis bunga dengan warna yang bermacam-macam. Rumah kedua punya teras yang luas, tanah yang gersang, dan kebun yang tak terawat. Kira-kira sebagai calon pembeli, rumah nomer berapa yang akan dilirik terlebih dahulu?

Kalau aku pribadi pasti akan melirik terlebih dahulu rumah pertama. Selain secara visual lebih menarik, rumah pertama memberikan kesan lebih terawat, dan nyaman untuk ditempati. Baru setelah itu, aku akan melihat bagian dalamnya. Apakah sama menariknya dengan bagian teras, atau biasa saja.

Sama seperti lead, pembaca akan lebih tertarik pada pembukaan blog yang menarik pula. Pembukaan blog yang monoton hanya akan membuat pembaca cenderung tak melanjutkan untuk membaca. Jujur, aku pun juga begitu. Pembukaan yang biasa saja dan tanpa kesan, cenderung menghilangkan minatku untuk lanjut membaca.

Aku jadi teringat cerita dosenku dulu saat beliau menjadi juri lomba karya tulis. Biasanya untuk proses seleksi awal dari ratusan karya, beliau hanya akan melihat judul dan bagian awal tulisan. Kalau menarik, maka akan lanjut ke tahap berikutnya, yaitu bagian isi. Dari sini, terlihat sekali bahwa bagian pembuka suatu tulisan atau artikel adalah penentu yang akan menarik atau melepaskan pembaca.

2. Tulisan tidak Klise

Ketika awal sekali menulis artikel di blog, tulisanku cenderung kaku dan membosankan. Pembukaan blog selalu diawali dengan salam dan langsung menuju ke inti pembahasan. Misalnya seperti ini :

Halo semua! Aku punya pengalaman nih traveling dari Johor ke Singapura. Yuk cek perjalananku.

Nggak salah sih, cuma kurang cantik, dan cenderung klise. Pembaca jadi kurang masuk ke dalam imajinasi penulis. Maka, penting sekali memberikan lead yang bisa menarik pembaca untuk masuk ke dalam duniamu.

3. Ciri Khas untuk Personal Branding

Siapa yang tak kenal blogger Deddy Huang dengan ciri khas story telling dalam artikel yang ia tulis. Racikan kata yang ia tuangkan dalam bagian pembuka, bisa membuat pembaca larut dalam dunia cerita yang diciptakan olehnya. Pembaca pun mudah untuk mengingat nama Deddy Huang.

Dalam hal ini lead juga bisa dijadikan ciri khas untuk personal branding. Tulisan dengan ciri khas tertentu akan lebih mudah diingat dan dikenal orang. Bagi blogger, personal branding itu penting, seperti yang sudah pernah aku tulis dalam artikel Personal Branding Lewat Blogging.


Tips Menulis Opening Blog Menarik Versiku

Tips membuat lead artikel

Perjalananku dalam memoles tulisan bisa dibilang penuh lika-liku. Satu-satunya hal yang membuat tulisanku bisa sampai di level ini adalah siraman nasihat selama 3 jam yang diberikan oleh dosen pembimbingku, Bu Nurul saat tahu tulisan pertamaku adalah hasil dari salin-tempel atau bahasa gaulnya copy-paste. Bu Nurul tak memakai nada tinggi ataupun membentak saat itu. Suaranya lemah lembut, bahasanya sopan, tapi penuh penekanan, hingga membuatku benar-benar kapok hanya salin-tempel tulisan.

Sejak saat itu, beliau menggembleng tulisanku mulai dari dasar yang dianggap sepele seperti pola subyek-predikat-obyek, hingga aturan titik-koma. Setelah itu, barulah beliau memberikan teknik menulis bagian pembuka yang punya state of the art katanya.

Ilmu menulis saat kuliah dulu, banyak aku terapkan pada artikel blog. Terutama saat membuat lead atau paragraf pembuka yang menarik. Sebenarnya ada banyak sekali jenis lead dalam teknik menulis artikel feature. Namun, aku sering menggunakan jenis lead seperti naratif, analogi, sensasional, literer, dan stakato.

1. Lead Naratif

Lead jenis ini sering disebut juga sebagai teknik story telling. Teknik ini menampilkan cerita dari suatu peristiwa atau pengalaman dalam suatu alur tertentu sehingga bisa menggiring pembaca untuk memvisualisasikan sendiri peristiwa sesuai imajinasi masing-masing. Jenis lead naratif lebih banyak disukai karena bisa membawa masuk pembaca ke dalam artikel sedikit lebih dalam.

Sebagai contoh, paragraf pertama dari tulisan ini adalah salah satu lead naratif yang aku modifikasi dengan menambah unsur sastra dalam bentuk senandika. Aku juga menambahkan ciri khas berupa permainan diksi di akhir kalimat seperti, "malam semakin menantang, menyebarkan petang yang bahkan bisa menyembunyikan padang ilalang."

2. Lead Analogi

Seperti namanya jenis lead analogi menampilkan dua hal yang memiliki kesamaan tertentu. Contohnya sebagai berikut:

Mengabadikan cerita dalam bentuk foto adalah hal yang disukainya. Sama sepertiku yang juga suka mengabadikan cerita, tapi dalam bentuk tulisan. Semesta pun bereaksi, beresonansi, lantas berkonspirasi untuk mempertemukan kami dalam sebuah cerita yang unik tapi nyata.

Sepintas memang masih mirip dengan lead naratif, hanya berbeda pada bagian analogi "mengabadikan cerita dalam bentuk foto dan tulisan". Jangan lupa tambahkan ciri khas yang bisa membedakanmu antara blogger satu dengan blogger lainnya.

3. Lead Sensasional

Viral di tik tok, Nokia bangkit kembali dari tidur panjangnya dengan luncurkan smartphone monster tipe X150.

Kalimat penuh gebrakan tersebut merupakan jenis lead sensasional yang akan menggiring rasa penasaran pembaca lebih dalam. Saat menggunakan lead sensasional, lebih baik hindari kalimat-kalimat clickbait yang cenderung menipu pembaca.

4. Lead Literer

Lead literer merujuk pada film, legenda, cerita rakyat, buku, dan sebagainya. Lead ini biasanya mengambil cuplikan cerita dalam film, legenda, cerita rakyat, buku, dan lain-lain untuk bagian pembuka suatu artikel. Misalnya ketika aku mengambil cuplikan cerita dalam novel Totto-chan, lalu menjadikannya sebagai lead dalam artikel parenting:

"Totto-chan itu anak yang nakal", begitulah guru SD di sekolah sebelum-sebelumnya melabeli Totto-chan. Padahal Totto-chan anak yang cerdas, hanya saja guru-guru di sekolah sebelumnya tak bisa mengimbangi keaktifan serta kecerdasan Totto-chan. Buktinya, saat dewasa Totto-chan jadi duta besar UNICEF. Itulah kenapa seorang guru atau pendidik tidak boleh melabeli siswanya dengan sebutan nakal. Jenis kecerdasan tiap anak berbeda-beda dan tentunya memerlukan pendampingan yang berbeda pula.

5. Lead Stakato

Stakato dalam istilah musik adalah cara menyanyikan atau memainkan serangkaian nada pendek-pendek, dan terputus-putus. Lead stakato merupakan lead yang diawali dengan menirukan bunyi suatu benda. Sebagai contoh berikut adalah lead stakato yang menirukan bunyi lonceng penjual es potong:

"Ting!" Bunyi khas lonceng es potong yang dibunyikan Pak Nono seakan jadi kekuatan magis untuk mengumpulkan anak-anak di setiap kampung yang dilewatinya. Di usianya yang sudah senja, beliau masih giat berjualan es potong untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.


Tingkatkan Trafik dengan Lead yang Menarik

Lead yang unik bisa jadi salah satu kunci untuk menarik pembaca dan meningkatkan trafik blog. Tergantung bagaimana kita sebagai penulis bisa meramu kata semenarik mungkin agar pembaca betah. Pada dasarnya lead adalah teras dari artikel yang jadi pemberhentian pertama pembaca sebelum menelisik artikel lebih dalam.

Menghadirkan lead yang menarik tentunya butuh proses serta latihan yang rutin agar otak terbiasa dalam merangkai kata. Oleh karena itu, butuh praktek serta jam menulis yang tinggi untuk mencapai itu semua. Bahkan ada sebuah prinsip 10.000 jam yang merumuskan bahwa setiap orang akan mahir melakukan sesuatu setelah jam terbang selama 10.000 jam. Jadi, jangan menyerah kalau tulisanmu masih belum menarik, coba cek sudah berapa jam yang dihabiskan untuk menulis secara rutin?


Referensi

https://blog.tempoinstitute.com/berita/jenis-lead-berita/

https://www.google.com/amp/s/romeltea.com/teknik-menulis-feature-contoh-lead-feature/amp/

Share:

5 Pesona Alam Paling Indah di Malang

Daftar isi [Tampil]

Setelah hampir 2 tahun lamanya terkekang karena pandemi, liburan ke tempat wisata alam bisa jadi pilihan yang asyik untuk meningkatkan happiness vibes. Selain bisa melupakan sejenak kesibukan setiap hari, sejuknya udara di alam bisa menyegarkan pikiran. Kebetulan anakku lagi senang mengenal kendaraan umum seperti bus. Jadi, aku segera cek harga tiket bus hari ini dan memesan tiket untuk liburan bersama dengan semua anggota keluarga. Aku yakin ini bakal jadi petualangan seru naik bus untuk anakku yang jiwa eksplorasinya sudah tampak sejak kecil.

Wisata Alam Malang
Sumber gambar: Instagram @fitraiurniawank, @jm_adventour, @tamanlangitgunungbanyak, @pstravelid, @sonyindra.k

Nah, bagi warga Surabaya sepertiku yang kadang sudah terlalu lelah dengan hiruk pikuk keramaian kota, aku biasanya memilih kota terdekat seperti Malang. Selain cukup dekat dan bisa ditempuh selama 1,5 jam melalui jalan tol, kota tetangga Surabaya ini menyajikan banyak tempat wisata alam yang sangat menarik dan masih asri. Alam juga bisa memberikan banyak pelajaran serta stimulasi alami untuk si kecil. Rasanya nggak akan pernah ada habisnya menjelajah wisata alam kota Malang yang selalu penuh daya tarik dengan keluarga dan si kecil tentunya.


Liburan Berkesan di Malang yang Asri

Malang terletak di arah selatan kota Surabaya. Letaknya yang berada di dataran tinggi membuat kota ini memiliki hawa sejuk yang selalu membuat candu para wisatawan untuk kembali lagi ke sini. Di kota ini juga menyajikan tempat wisata yang indah sekaligus menarik dengan suasana asri. Tak jarang banyak wisatawan dari luar kota yang tertarik dengan keindahan alam di kota Malang. 

Banyaknya pilihan wisata alam di kota Malang membuatku bingung untuk memilih tempat wisata mana yang akan dikunjungi. Setelah menggali informasi dari teman, aplikasi smartphone, dan internet, muncullah 5 nama tempat wisata yang ingin aku kunjungi bersama keluarga. Berbagai tempat wisata yang akan aku kunjungi selama berlibur bersama keluarga di Malang ada dalam daftar di bawah ini.

1. Omah Kayu

Omah Kayu Malang atau Rumah Pohon Paralayang terletak di kawasan Obyek Wisata Gunung Banyak, Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Dari tempat wisata alam ini, pengunjung bisa menikmati panorama kota Malang dari ketinggian. Ada rumah pohon yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan yang cantik dan udara yang sejuk. Akses ke Omah Kayu memang lumayan jauh, tapi penduduk lokal menyediakan akses mobil jeep untuk sampai ke atas. Selain itu, pemandangan dari atas Omah Kayu sangat indah, terutama saat malam hari.

Cek harga tiket bus
Omah Kayu Malang (sumber: ig @pstravelid)

Harga tiket masuk Omah Kayu Malang tanpa menginap pada tahun 2022 sebesar Rp10.000 untuk weekdays dan Rp15.000 untuk weekend. Jadi hanya untuk keliling atau berfoto ria saja. Jika ingin menginap, berikut budget yang perlu disiapkan tergantung weekdays/weekend dan berapa orang yang akan menginap:

  • Omah Kayu Mini WeekDays: Rp400.000 (maks. 2 orang)
  • Omah Kayu Mini WeekEnd: Rp500.000 (maks. 2 orang)
  • Omah Kayu Family WeekDays: Rp800.000 (maks. 6 orang)
  • Omah Kayu Family WeekEnd: Rp900.000 (maks. 6 orang)

2. Taman Langit Gunung Banyak

Selain lokasinya yang memang berada di tempat tinggi, nama tempat wisata Taman Langit juga sangat sesuai dengan berbagai ornamen yang digunakan. Gerbangnya berbentuk malaikat dan terbuat dari akar pohon. Ornamen lain adalah patung peri yang indah dan terbuat dari kayu rotan. Harga tiket masuk ke sini cukup murah mulai dari Rp10.000 saja belum termasuk parkir.

Travel Surabaya Malang
Spot foto di Taman Langit (sumber: ig @tamanlangitgunungbanyak)

Fasilitas yang terdapat di Taman Langit sangat lengkap. Ada gazebo yang bisa digunakan untuk menikmati keindahan alam, serta penginapan untuk bermalam bersama keluarga. Di sini juga ada beberapa spot foto instagramable seperti ranjang alam, patung raksasa berlatarkan langit, dan rumah pohon.

3. Coban Putri

Air terjun yang masih asri ini berlokasi di Dusun Krajan, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Coban Putri juga berada tidak terlalu jauh dari Coban Rais dan Batu Flower Garden dengan jarak kurang dari 2 km. Kabarnya, air terjun Coban Putri pernah menjadi lokasi pemandian Ken Dedes, Putri Kerajaan Singasari. Air terjun ini mempunyai keindahan yang sangat menakjubkan.

Aplikasi Pegipegi
Coban Putri (sumber: ig @dinahumau)

Kalau ingin berkunjung ke sini, jangan lupa menyiapkan pakaian ganti karena pesona air terjun ini sangat sulit untuk diabaikan. Terlebih lagi, si kecil sangat suka bermain air. Harga tiket masuk ke Coban Putri hanya Rp8.000 belum termasuk parkir. Murah meriah kan, tapi harus ekstra hati-hati ya kalau bawa anak kecil.

4. Mata Air Sumber Sirah

Bagi yang suka berendam, mata air Sumber Sirah adalah tempat wisata yang wajib dikunjungi saat liburan ke Malang. Telaga alamnya sangat jernih sehingga pengunjung bisa melihat ikan kecil serta tanaman hijau di dalamnya dengan sangat jelas.

Wisata Alam Malang
Mata Air Sumber Sirah (sumber: ig @sonyindra.k)

Wisata ini berlokasi di Jalan Sunan Kalijaga I RT.05/RW.02, Putuk Utara, Putukrejo, Kec. Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk yang ditawarkan juga masih murah meriah cukup Rp10.000 saja. Kalau begini emak-emak seperti aku pastinya senang sekali bisa liburan budget murah tapi sudah bisa bikin pikiran waras kembali.

5. Pantai Tiga Warna

Anak pantai mana suaranya! Yap! Sesuai namanya, di pantai ini, ada tiga warna yang bisa ditemukan, yaitu putih kemerahan pada pasirnya, biru kehijauan, serta biru tua pada air lautnya. Kombinasi semua warna tersebut mampu mengundang wisatawan untuk datang dan berlama-lama disana.

Tiket bus surabaya Malang
Pantai 3 warna (sumber: ig @jm_adventour)

Pantai 3 Warna ini adalah satu-satunya spot snorkeling yang ada di Malang. Indahnya terumbu karang dan berbagai jenis ikan kecil bisa dilihat secara langsung. Dari pusat kota malang ke lokasi pantai 3 warna di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang membutuhkan waktu tempuh sekitar 3 jam.


Yuk Liburan ke Malang!

Gimana? Seru semua kan tempat yang aku pilih jadi liburan keluarga? Wisata alam ini tentunya juga cocok untuk menunjang tumbuh kembang anak dengan belajar langsung dari alam. Anak bisa mengenal banyak tumbuhan, merangsang sensorik lewat pasir pantai, dan masih banyak sekali manfaat belajar dari alam langsung. Belajar tak harus duduk diam di rumah, apalagi kalau si kecil super aktif seperti anakku yang cenderung memiliki tipe kecerdasan naturalis.

Semua tempat wisata alam yang aku pilih bisa jadi sarana liburan yang cocok untuk keluarga, terutama anak. Sebelum berangkat ke Malang, aku biasanya memesan tiket bus atau travel Surabaya Malang di aplikasi Pegipegi. Di aplikasi tersebut, aku selalu dapat harga tiket terbaik yang menyelamatkan isi dompetku. Jadi, jangan ragu untuk cek aplikasi Pegipegi dan dapatkan tiket dengan harga terbaik yang akan membawa keluargamu ke berbagai tempat wisata terbaik di seluruh penjuru Kota Malang.


Referensi

https://www.datawisata.com/taman-langit-malang-jawa-timur

https://wisatamalangbatu.com/rumah-pohon-omah-kayu-paralayang-batu-malang/

https://www.google.com/amp/s/amp.suara.com/lifestyle/2020/12/23/121850/pantai-3-warna-malang-lokasi-rute-hingga-tiket-masuk

Share:

Banyak Ulasan Positif, Lingoace Jadi Tempat Les Mandarin Anak Terbaik

Daftar isi [Tampil]

"Nǐ hǎo!"

Kata-kata di atas yang artinya "halo!" adalah satu-satunya bahasa Mandarin yang aku ingat dari pelajaran bahasa Mandarin saat SMA. Menurut kepala sekolahku saat itu, bahasa Mandarin adalah bahasa internasional kedua setelah bahasa Inggris yang banyak digunakan dalam dunia internasional. Dari pemikiran kepala sekolahku, aku jadi ingin anakku mencoba untuk belajar bahasa Mandarin sejak dini. Nah, berdasarkan rekomendasi komunitas emak-emak yang aku ikuti, LingoAce bisa jadi pilihan pertama untuk belajar bahasa Mandarin sejak dini.

les bahasa Mandarin terbaik

Ternyata, LingoAce sudah jadi lembaga les bahasa Mandarin yang sering meraih penghargaan dalam hal kualitas untuk membantu anak mahir berbahasa asing. Tidak hanya itu saja, LingoAce juga sering sekali mendapatkan review positif dari para ibu di luar sana yang mendaftarkan anaknya belajar bahasa Mandarin, termasuk komunitas emak-emak yang aku ikuti.

Sudah banyak juga ulasan yang menyatakan bahwa dari tahun ke tahun LingoAce telah membantu banyak anak menguasai bahasa Mandarin sampai mahir meskipun belajar dari nol. Waw! Luar biasa sekali karena aku tahu tak mudah untuk belajar bahasa Mandarin dari nol. Nah, berarti LingoAce ini bisa jadi pilihan lembaga kursus bahasa Mandarin yang tepat bagi orang tua sepertiku yang sedang mencari tambahan softskill untuk anak.


Cari Lembaga Kursus Bahasa Mandarin Terbaik untuk Anak? LingoAce Aja!

Dulu, Lǎoshī (guru) semasa SMA pernah berkata bahwa bahasa Mandarin itu ibarat seni karena hampir semua karakter  tulisan digabungkan jadi gambar jika ingin mempelajari kata-kata. Saat belajar bahasa Mandarin, anak-anak tidak hanya akan diajarkan cara membaca tulisan dalam bahasa Mandarin, tapi juga menggambar karakter yang sudah dipahami. Seru banget kan! Jadinya anak bakalan belajar bahasa Mandarin secara fun and happy karena konsep mengajarnya ternyata berdasarkan fitrah anak yang masih suka bermain.

Selain itu, anak juga memiliki usia emas dimana lebih dominan dalam menggambar, serta lebih mudah menghafal. Oleh karena itu, belajar bahasa Mandarin untuk anak usia dini sangat dianjurkan karena dapat melatih kognitif anak.

Selaras dengan pemikiran kepala sekolahku saat SMA, pemilik Meta, Mark Zuckerberg, yang juga salah satu orang terkaya di dunia memiliki keterampilan bahasa Mandarin yang bagus. Bukan karena istrinya adalah orang Cina, tapi Mark Zuckerberg tahu bahwa bahasa Mandarin merupakan bahasa bisnis.

Tempat Les Bahasa Mandarin
Keunggulan Lingoace sebagai lembaga les bahasa Mandarin (sumber: website Lingoace)

Aku jadi tertarik untuk mencoba si kecil belajar bahasa Mandarin sejak usia dini. Nah, buat bunda yang juga ingin menyiapkan masa depan terbaik untuk anak, si kecil bisa belajar bahasa Mandarin sejak dini dengan mendaftarkannya di LingoAce. Ada beberapa keunggulan dari lembaga kursus LingoAce, di antaranya :

1. Banyak Ulasan Positif

Sebagai lembaga les bahasa Mandarin yang lebih fokus untuk anak-anak, LingoAce ternyata sudah banjir review positif dari berbagai orang tua di luar sana. Banyak orang tua yang puas dengan hasil belajar dari LingoAce setelah mendaftarkan anaknya kursus di sini. Banjir review positif dari orang tua terjadi karena lembaga kursus bahasa Mandarin satu ini memiliki kualitas belajar-mengajar yang tidak main-main. Tak heran jika banyak orang tua lebih memilih untuk mendaftarkan anaknya di LingoAce daripada lembaga kursus lainnya.

2. Harga Terjangkau

LingoAce menyediakan tarif kursus yang terjangkau untuk ukuran kursus bahasa Mandarin anak. Biaya kursus ini akan sebanding dengan hasil yang didapatkan ke depannya jika anak sudah mahir menggunakan bahasa Mandarin. Tak tanggung-tanggung, mentor dari native juga turut terlibat dalam proses kursus menggunakan video conference. Anak pun bisa belajar bahasa mandarin dengan metode yang menyenangkan.

LingoAce
Kelas free trial LingoAce (sumber: website LingoAce)

3. Ada Kelas Free Trial

Bagi para orang tua yang mungkin masih ragu dengan kualitas yang LingoAce berikan, tenang saja! LingoAce juga menyediakan kelas free trial yang dilengkapi dengan hasil laporan. Jadi, anak bisa mendaftar di kelas uji coba terlebih dahulu sebelum fiks mendaftar. Bagi bunda yang ingin mendaftarkan si kecil kursus bahasa Mandarin terbaik untuk anak, LingoAce adalah tempat terbaik yang bisa dipilih! 

Share:

Happiness 'Receh' Emak-emak

Daftar isi [Tampil]

"Nakal, kamu, ya!" Teriak seorang wanita kepada anak kecil yang tidak sengaja menumpahkan minuman di hadapanku. Wajahnya terlihat tidak segar. Samar-samar seperti ada lingkaran hitam di bawah matanya yang agak sembab.

Anak kecil itu spontan menangis saat sang ibu membentaknya. Beberapa penumpang kereta melontarkan kata-kata kasar kepada sang Ibu yang tega membentak anaknya seperti itu. Beberapa lagi memilih diam sambil menatap tajam sang ibu.

Aku memilih untuk menenangkan sang anak kecil yang masih menangis. Aku berikan kue yang aku bawa sebagai bekal, lalu mendudukkan anak itu di sampingku. Tanpa aku sadari, sang ibu ternyata ikut menangis. Sambil menggendong bayi, dia membersihkan minuman yang ditumpahkan anaknya di sekitarku.

Tampak sekali ada beban yang ia pikul sendirian. Rasa iba mulai muncul dalam dadaku. Tanpa banyak berkata-kata, aku berikan tissu kepada sang ibu untuk sekadar membersihkan air mata yang terus menetes. Suasana begitu hening di antara kami. Tanpa kata, tanpa suara. Hanya ada suara isak tangis sang ibu sambil sesekali ia menyusui adik bayi yang kadang menangis. Entah karena lapar atau ikut merasakan kesedihan ibunya.

Setelah agak tenang, ibu itu berterima kasih padaku lantaran aku mau mengajak si kakak bermain untuk sementara. Saat itu aku masih belum mengerti sepenuhnya perasaan sang ibu. Ada sebagian emosi marah dalam diriku karena perbuatan sang ibu yang berlebihan dalam membentak anak. Namun, sebagian lain dalam diriku turut merasakan getaran tekanan batin sang ibu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Happiness receh

Emak-emak: "Everyday is a battle!"

5 tahun berlalu sejak kejadian ibu yang membentak anak di kereta api lokal dari Kediri menuju Surabaya. Saat ini, aku telah menjadi seorang ibu dari satu anak. Aku memutuskan untuk resign dari kantor dan jadi ibu rumah tangga. Ternyata, rutinitas ibu rumah tangga bukanlah rutinitas santai seperti yang dibilang beberapa orang. Aku lebih mudah stress dibandingkan saat bekerja dulu.

"Everyday is a battle!"

Yap! Tiap hari rasanya seperti ada di medan perang. Entah itu perang lawan GTM anak, perang dengan tantrum anak, sampai perang dengan diri sendiri. Perang setiap hari dalam lingkup rumah tangga rasanya melelahkan baik secara fisik maupun mental. Hal inilah yang jadi penyebab tingkat stress saat jadi ibu rumah tangga lebih tinggi daripada saat mendapat tekanan pekerjaan kantor. 

Kata suami yang lulusan psikologi, hal itu masih wajar selama kita bisa mengimbangi dengan hal lain yang membuat bahagia diri sendiri.

"Wajar kalau seperti itu, kamu masih proses penyesuaian antara gaya hidup yang terbiasa bersosialisasi dengan gaya hidup di rumah saja. Dulu kamu terbiasa di luar, sekarang cuma diam di rumah aja sama anak. Coba lakukan apa pun yang membuatmu happy. Aku pasti dukung."

Akhirnya aku paham betul apa yang dirasakan sang ibu dua anak dari kereta api 5 tahun yang lalu itu. Aku yang selalu didampingi suami dan ibu kandung saja masih merasa stress, apalagi ketika harus mengasuh anak sendirian. Bisa double-kill emosinya. Jadi aku bisa sedikit memahami kenapa ibu itu tega membentak anaknya yang masih berusia sekitar 2 tahun.

Suami yang suka sebal kalau aku mulai mencak-mencak seperti reog, akhirnya mengajakku untuk berdiskusi. Beliau menyuruhku untuk menyebutkan apa saja sih yang membuatku "nggak happy" selama jadi emak-emak. Karena aku tipe orang yang susah untuk mengungkapkan rasa dalam ucapan, akhirnya aku memilih untuk menuliskan segala keresahan yang membuatku "nggak happy" tersebut.


Penyebab Unhappiness Emak-emak Versiku

Kebahagiaan


"Pikiranku, tak dapat kumengerti. Kaki di kepala, kepala di kaki..."

Siapa yang auto nyanyi saat membaca sebaris kalimat lagu di atas? Potongan lirik tersebut berasal dari lagu band Indonesia yang dulu masih bernama Peterpan dan saat ini sudah berganti nama menjadi NOAH. Lagu itu sangat mewakili perasaanku saat menjadi emak-emak dengan tingkat stress yang tinggi. Rasanya dunia jungkir balik tak karuan. Hati rungsing, gelisah, dan tak punya arah.

Sebenarnya apa sih yang jadi penyebab emak-emak seperti diriku merasakan unhappiness, padahal uang jajan juga mengalir deras dari pak suami. Aku pun coba menganalisis diriku lebih dalam, seperti saran suami. Butuh waktu agak lama untuk berdialog dengan diri sendiri dan merumuskan penyebab unhappiness dari dalam diriku. Berikut beberapa penyebab aku "nggak happy" menikmati peran sebagai emak-emak di rumah.

1. Adaptasi dari Aktivis yang Loncat Sana-sini menjadi emak-emak yang diam di rumah

Dulu aku sering tergabung dalam organisasi kampus atau komunitas. Wara-wiri, ikut kegiatan A-Z, dan sering berinteraksi dengan orang baru adalah hal yang aku nikmati saat itu. Sejak kuliah sampai akan menikah, kalau dihitung sudah 10 tahun aku hidup sebagai aktivis atau relawan. Namun, semuanya berubah sejak aku punya bayi. Pikirku saat itu, resign dan fokus di rumah saja sebagai ibu rumah tangga adalah pilihan yang lebih santai daripada bekerja sambil merawat bayi.

"Ternyata, ternyata aku salah. Salah sangka kepadamu..."

Nyatanya, beban ibu rumah tangga lebih besar daripada beban saat aku jadi ketua atau wakil kegiatan organisasi. Tentu saja karena tanggung jawab yang dibawa berbeda bobotnya. Nah, ternyata aku masih kaget dengan perubahan besar dalam hidupku ini dan itu yang membuatku mudah merasa tertekan atau "nggak happy".

2. Merasa Tidak Cantik Pasca melahirkan

"Jelek sekali," pikirku saat itu ketika memerhatikan diri sendiri dari ujung rambut ke ujung kaki.

Badan melar, wajah kusam, rambut rontok, ditambah lagi kantung mataku sampai punya kantung mata. Wajar sih, mulai dari hamil sampai melahirkan, tubuh emak-emak banyak mengalami lonjakan hormon yang kadang berimbas ke kondisi kulit. Mulai dari stretch mark, jerawat, ketiak menghitam, dan lain-lain. Apalagi kalau kebetulan melahirkan secara caesar sepertiku, bertambahlah bekas luka seumur hidup yang bersarang di tubuhku. Aku pun sempat benci dengan perubahan besar di tubuhku. Hal inilah salah satu pemicu unhappiness dalam kehidupanku sebagai emak-emak.

3. Butuh Ruang untuk Berekspresi

Karena terbiasa loncat kesana-kemari sebagai aktivis, aku sadar bahwa aku sangat membutuhkan ruang untuk berekspresi di rumah. Seperti penjelasan dalam artikelku yang berjudul Wanita Berkeluarga 'Undercover' bahwa wanita itu setiap harinya butuh menyalurkan 20.000 kata untuk berekspresi agar tetap waras dan menjaga keseimbangan fungsi otak. Kalau hanya duduk manis mengerjakan pekerjaan rumah dan merawat anak, jujur seperti ada yang hilang dari jati diriku.

4. Terlalu Membandingkan Diri dengan Emak Lainnya

Sebagai emak yang juga manusia, kadang ada perasaan iri atas emak lainnya yang menurutku nasibnya lebih beruntung dari diriku. Terutama ketika hal tersebut ditunjukkan di media sosial. Nah, dari titik ini, ada sesuatu yang aku lupakan. Setiap emak di muka bumi, punya dimensi kebahagiaannya masing-masing. Kadang sesuatu yang menurutku hal yang bisa membuatku bahagia, belum tentu bisa membuat emak lain di belahan bumi bagian utara bahagia. Begitu pun sebaliknya. Bahagia itu relatif, tergantung sudut pandang mana yang kita pakai.

5. Waktu Berdua dengan Suami Kurang

Aku dan suamiku menikah tanpa pacaran. Kami kenal di awal 2019, tunangan di bulan April 2019, dan menikah di bulan Juni 2019. Awalnya, aku kira akan cenderung lama hamil karena aku punya riwayat siklus menstruasiku yang hanya 2-4 bulan sekali. Akan tetapi, Sang Pencipta memberiku kejutan sebuah titipan janin pada September 2019. Otomatis aku masih kekurangan waktu untuk pacaran sekaligus mengenal suami lebih dekat. Apalagi setelah melahirkan, seluruh mata tertuju pada si bayi kecil yang lucu, imut, dan menggemaskan itu. Semakin berkuranglah waktu berdua saja dengan suami.


Happiness 'Receh' Penyelamat Mentalku

Setelah paham apa saja hal yang membuatku merasakan unhappiness sebagai emak-emak, suami pun membantuku mencari jalan keluar agar aku menemukan happiness yang aku butuhkan. Dimulai dengan obrolan ringan berdua setelah anak tidur tentang apa keinginan yang aku pendam selama jadi emak-emak, hal apa yang bisa ia lakukan agar aku happy, dan sebagainya. Suamiku berjanji akan selalu mendukung asalkan positif dan tidak mengganggu orang. Nah, berikut ini adalah happiness 'receh' yang mampu membuat hatiku bersenandung ria seperti Snow White yang tetap ceria meskipun dibuang di hutan.

Happiness Challenge


1. Seblak dan Bakso Aci Pedas Juaranya!

Yap! Aku pecinta snack Bandung seperti seblak dan bakso aci yang punya cita rasa asin-pedas. Dilansir dari Hormon Health Network, menikmati jajanan favorit ternyata bisa memicu pembentukan salah satu hormon kebahagiaan, yaitu endorfin yang berfungsi untuk meredakan stress. Saat stress melanda di kala mendung menyapa, menikmati seblak atau bakso aci pedas adalah jalan emak-emakku untuk meraih kebahagiaan yang nyata. Sebenarnya banyak sih camilan favorit sebagai pertahanan pertama stress selain seblak dan bakso aci seperti terang bulan, es krim, martabak, dan lain-lain. Akan tetapi, tetap seblak dan bakso aci pedas juaranya!

2. Ritual Skincare-an, Caraku Merasa Lebih Cantik

"Kan sering di rumah aja, ngapain ingin merasa cantik? Cantik itu cukup buat suami."

Pertanyaan sekaligus pernyataan di atas memang betul, tapi cukup menggelitik bagiku. Justru karena ada suami di rumah makanya aku ingin selalu terlihat cantik. Kalau pun bukan bukan untuk suami, minimal untuk diri sendiri. Entah kenapa, saat aku merasa cantik, kepercayaan diri serta kebahagiaan bertambah 200%. Mau melakukan apa pun, bawaannya jadi happy terus seharian. Serasa jadi ratu dengan wajah glowing yang memesona di depan suami dan tentu saja diri sendiri.

3. Jalan-jalan Sambil Bergandengan Tangan

Selain hormon endorfin, ada juga hormon kebahagiaan lain yang bisa didapat dari interaksi dengan pasangan, yaitu hormon dopamin, serotonin, bahkan oksitosin. Menurut penelitian dari International Journal of Neuroscience sentuhan atau pijatan dari pasangan bisa meningkatkan keempat hormon kebahagiaan dalam tubuh.

Beberapa waktu yang lalu, suami mengajak untuk pergi berdua saja untuk nonton film Marvell terbaru. Aku pun auto sumringah dengan wajah berbinar-binar. Anak kami titipkan sejenak ke ibuku di rumah. Sambil berjalan-jalan, aku menggandeng tangan suami layaknya remaja ABG yang baru pacaran. Ternyata memang benar bahwa hal yang dilakukan berdua dengan pasangan lebih mudah memicu hormon kebahagiaan untuk bangkit. Pergi berdua saja dengan suami ternyata juga penting untuk menguatkan bonding suami-istri.

4. Ngeblog dapet Bonus Cuan

Pekerjaan yang paling membahagiakan adalah hobi yang dibayar" (Anonim).

Awalnya suami menyarankan agar aku menulis kembali di blog sebagai sarana self-healing. Aku dulu memang suka sekali menulis. Namun, sejak melahirkan, aku benar-benar vakum menulis. Mungkin karena aku tidak pernah menulis lagi, akhirnya aku tak punya ruang untuk berekspresi dan melampiaskan keresahanku.

Awal tahun 2021 aku niatkan untuk kembali menulis di blog sebagai ruang untuk menuangkan segala keresahan maupun luapan perasaan yang tak bisa aku ungkapkan dalam ucapan. Rasanya sedikit lega. Tekanan dalam batin pun perlahan berkurang. Lama-kelamaan, aku semakin jatuh hati kepada blog, terjun ke dalam dunia blogger, dan entah bagaimana Allah mengaturnya hingga aku mendapatkan bonus cuan dari blog. Happy banget pastinya, dari tulisan jadi cuan. 

5. Belanja Online

Tak dapat dipungkiri, kaum emak-emak selalu identik dengan belanja, belanja, dan belanja. Apalagi selama pandemi aku jarang sekali ke mall dan lebih suka belanja online. Membeli barang yang aku sukai sudah termasuk kebahagiaan hakiki sebagai kaum emak-emak yang mudah stress.


Happines is…

Pada dasarnya makna happiness itu akan memiliki versi yang berbeda pada setiap orang. Happiness versi emak-emak tentu berbeda dengan happiness versi remaja. Bahkan happiness versi emak-emak pun akan punya makna berbeda dengan emak-emak lain di belahan bumi utara, selatan, barat, dan timur. Jadi, jangan coba samakan makna kebahagiaanmu dengan orang lain. Ibaratnya seperti memaksa ikan di laut untuk terbang di udara memakai cara burung. Padahal, ikan di laut tak perlu memakai cara burung untuk bisa terbang. Ikan di laut juga bisa terbang pakai cara lain. Misalnya saja dengan meletakkan akuarium berisi ikan ke dalam balon udara dan voila! Ikan pun terbang.

Sebagai emak-emak yang relatif mudah stress, perlu sekali menemukan cara untuk meraih happiness dalam kehidupan rumah tangga. Ibu yang bahagia akan membawa ketentraman dalam rumah tangga. Mulailah merangkul makna kebahagiaan dari versi yang paling receh sekalipun seperti makan jajanan seblak mang Udin level 20 atau main towel-towelan dengan suami. Kenapa harus dari hal receh sekalipun? Sebab, uang 20 milyar tak akan disebut 20 milyar kalau kurang Rp100 saja. Jadi, jangan sepelekan hal receh yang bisa membuat emak-emak sekalian menemukan happiness yang sesungguhnya, ya!


Referensi

Hormone Health Network https://www.hormone.org/your-health-and-hormones/glands-and-hormones-a-to-z/hormones/oxytocin diakses 23 Maret 2022

Tiffany Field, Maria Hernandez-Reif, Miguel Diego, Saul Schanberg, and Cynthia Kuhn, (2005), "Cortisol Decreases and Serotonin and Dopamine Increase following Massage Therapy", International Journal of Neuroscience, 115:10, 1397-1413, DOI: 10.1080/00207450590956459

Share:

Rekomendasi Donasi Online yang Aman

Daftar isi [Tampil]

Donasi merupakan kegiatan menyumbang yang dilakukan baik oleh individu ataupun kelompok tertentu. Donasi yang dapat diberikan juga tergantung dari sesuatu yang dimiliki oleh masing-masing donatur. Sesuatu yang bisa disumbangkan oleh donatur mulai dari tenaga, uang, barang, kebutuhan dasar, mainan, dan berbagai hal lainnya tergantung dari kebutuhan si penerima donasi. Memberikan donasi kepada orang lain yang membutuhkan merupakan hal baik yang bisa dilakukan untuk membantu sesama. Saat ini banyak cara untuk menyalurkan donasi. Salah satunya dengan melakukan donasi online yang memberikan banyak keuntungan seperti lebih cepat, hemat tenaga, hemat waktu, dan bisa membantu lebih banyak orang karena dari situs donasi online tersedia info tentang banyak donasi yang tersedia.

Donasi online


Memilih Tempat Donasi Online yang Aman

Layaknya seorang Ibu yang memastikan anaknya hidup sejahtera, seorang donatur pastinya juga ada keinginan agar donasinya benar-benar bisa sampai ke tangan yang tepat. Pastikan ketika memilih tempat untuk melakukan donasi secara online, perhatikan juga keamanannya. Oleh karena itu, penting sekali untuk memilih tempat untuk donasi online yang aman. Beberapa cara untuk memilih tempat untuk donasi online yang aman, yaitu:

1. Perhatikan Domain

Pertama adalah memilih domain yang sudah jelas dan juga populer sebagai tempat untuk melakukan donasi. Salah satu contoh domain situs donasi online yang kredibel adalah .org karena merujuk kepada suatu organisasi baik nirlaba maupun bukan.

2. Perhatikan Rekening Tujuan Donasi

Selanjutnya perhatikan rekening tujuan donasi. Lebih baik hindari rekening tujuan atas nama perorangan. Cari situs donasi online dengan rekening tujuan atas nama dari aplikasi atau situs yang mengadakan donasi karena lebih aman dan lebih valid kredibilitasnya.

3. Follow Up Penyaluran Donasi

Selanjutnya juga perhatikan mengenai cerita lanjutan setelah donasi terkumpul. Hal ini agar lebih aman dan setelah donasi diterima. Jangan sampai tidak ada kabar atau menghilang tanpa laporan.

Wahana visi Indonesia
Salah satu tujuan situs donasi online Wahana Visi Indonesia (sumber: wahanavisi.org)

Pastikan Siapa Tujuan Donasi

Selain memilih tempat donasi yang aman, penting juga untuk memperhatikan tujuan kita berdonasi. Biasanya seseorang mempunyai fokus sendiri mengenai donasi yang ingin dilakukan. Miisalnya saja bagi punya concern berdonasi untuk kepentingan anak-anak bisa memilih Wahana Visi Indonesia. Organisasi ini memberikan donasi dan hadiah bagi anak di Indonesia sehingga mendapatkan masa depan yang lebih baik. Contoh donasi yang dibuka dan bisa memberikan bantuannya yaitu:

1. Rumah Aman

Donasi ini digunakan untuk Safe House atau Rumah Aman bagi korban kekerasan anak dan perempuan. Rumah aman ini digunakan sebagai alternatif tempat tinggal korban kekerasan selama pendampingan.

2. Bantuan Tenaga Surya

Beberapa dusun yang berada di Landak, Kalimantan Barat masih harus menggunakan genset, lampu minyak atau lilin. Anak-anak di sana jadi tidak maksimal saat belajar di malam hari. Oleh karena itu, dibuka donasi untuk bantuan tenaga surya agar anak-anak bisa mendapatkan penerangan yang layak untuk belajar.

3. Penampungan air hujan di Asmat

Salah satu tantangan yang ditemukan di Kota Agats, Asmat, Papua adalah ketersediaan air bersih untuk kegiatan sehari-hari yang masih langka. Tujuan donasi ini agar warga Asmat, khususnya anak-anak bisa hidup lebih sehat dengan air bersih.

Beberapa jenis donasi tersebut merupakan open donasi yang tersedia di situs donasi online Wahana Visi Indonesia. Selain donasi, kita juga bisa memilih untuk jadi sponsor bagi anak-anak. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendampingan agar mereka bisa menerima pendidikan yang layak, pengentasan masalah gizi, mendapatkan akses air bersih, dan lainnya. Yuk, segera donasi dan menjadi sponsor anak untuk menciptakan masa depan anak Indonesia yang lebih baik lewat Wahana Visi Indonesia.


Share:

Anggita R. K. Wardani

read more

Recent Posts


Posts

Pengikut

Member of

Mama Daring Bloggerhub Indonesian Hijab Blogger Komunitas Emak Blogger Komunitas Blogger Perempuan 1 Minggu 1 Cerita Asli Arek Suroboyo