Madura, The Unpolished Pearl from East Java

Madura
Kemungkinan besar yang muncul di pikiran kita adalah karapan sapi, sate, bahasa khas madura atau yang lebih ekstrim lagi mungkin yang muncul di pikiran kita adalah clurit dan budaya carok-nya.
Simpan dulu semua pemikiran itu dan cobalah membaca beberapa kalimat saya ke depan yang akan mengungkap mutiara-mutiara alam di Madura yang bisa dibilang masih "Polos" atau "Unpolished".
Madura memang belum terkenal keindahannya seperti pulau Bali, NTB, Losari atau Wakatobi.
Tapi, saya yakin, andai saja ada sekelompok orang yang mau memoles permata-permata di Madura dan mengangkatnya sebagai ikon pariwisata maritim, maka Madura akan bersinar sebagai pariwisata maritim Indonesia.
Dan, saya akan bangga mengatakan:
"Subhanallah, indahnya Indonesia-ku"

Sebelumnya, saya minta maaf apabila ada yang kurang berkenan dengan tulisan ini karena ini berdasarkan pengalaman saya sendiri
Oke, untuk travelling ke pulau Madura, saya sarankan minimal 3 Hari dengan asumsi menginap di Madura, terutama yang menggunakan kendaraan motor.
Kenapa?
Akses jalan untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya sangatlah jauh. Selain itu, sebagian besar jalan di pulau Madura berupa jalan lurus dengan latar yang hampir mirip (maksudnya di kiri-kanan jalan sebagian besar berupa sawah dan perumahan) sehingga secara psikologis menyebabkan kita mudah lelah dan berpikir,"Kapan nih sampainya, jalannya kok lurus terus?"
Yah, itulah kondisi psikologis yang saya rasakan haha.

Madura hari 1 (Sampang-Pamekasan) :

GOA LEBAR
Nah, ketika saya dan beberapa teman melakukan perjalanan ke Madura, si tour guide (teman saya yang asli Madura), mengajak ke Goa Lebar, insyaallah di daerah Sampang seingat saya.
Goa Lebar ini terletak di dataran tinggi, jadi untuk sampai di sini, harus melewati perkampungan sempit dengan jalan menanjak.

Ini foto di depan patung selamat datang di Goa Lebar. Cukup unik karena si patung memakai baju adat madura yang terkenal itu lho.



Setelah melewati patung itu, kita masih harus berjalan naik turun dengan medan mirip di gunung untuk mencapai Goa Lebar. Pas di sini ati-ati ya, jalannya agak licin...

Ini screenshoot (Haha, kayak film aja) kondisi Goa Lebar

 Ini jalan setapak untuk sampai ke Goa Lebar


  Tebing di sekitar Goa Lebar :





PANTAI CAMPLONG
Next, kita lanjut lagi ke wisata pantai.....
Kali ini Pantai Camplong, masih di daerah sampang
Pas itu, ombaknya lagi kayak kicir-kicir, jadi gak seberapa kenceng
langsung cekidot aja yah, screenshootnya...

Look at the blue sky, woaaahh, berasa anak pantai banget






Waspada, ya, di bawah ada pantai yang lebih "Daebak" lagi, hehehe
Sabar yaaa....

API TAK KUNJUNG PADAM
Kalau nyampe Pamekasan, rasanya kurang greget kalo belum berkunjung ke tempat yang satu ini...
Ditempat ini kalo kita gali tanah, tiba-tiba muncul api yang gak bakalan padam
Jadi, semuanya berubah saat Kerajaan Api menyerang *loh?
Berasa jadi "Fire Bender" hahahaha



Oke, ini hari pertama berpetualang di tanah Madura, selanjutnya bakalan lebih seru lagi loooo..

Madura hari 2 (Pamekasan-Sumenep) :

PANTAI LOMBANG
Ini dia yang ditunggu-tunggu, bisa dibilang primadona pantai di Sumenep.
Yups, namanya pantai Lombang. Di sekitar pantai ini ada hutan cemara yang keren, bro.


Kita berangkat dari rumah salah satu teman kami sekitar jam 1 siang.
Kebayang kan panasnya??
Tapi hari itu kebetulan sedang mendung gelap dan sedikit gerimis *eh ujan gerimis aje, ikan bawal diasinin....lalalalalala...


This is it, Lombang beach....
(awas jangan ngiler liat keindahannya)


 





Dan ini hutan cemara di sekitar pantai :D




How??
Bikin mupeng kan???

Tenang, saya masi banyak stok eksplorasi Madura.....

Okay, hari kedua didedikasikan untuk Pantai Lombang



Madura hari 3 (Pamekasan) :

TAMAN ADIPURA-MASJID JAMI' SUMENEP-MUSEUM SUMENEP
Taraaaa.....
Ini sudah hari ke-3 saya di Madura
Hari ini saya dan teman2 cuma muter2 di kota Sumenep
Langsung aja yah....

Jalanan sekitar Sumenep

Gimana?? Bersih kan?
Kayak nggak di Madura, padahal di Madura



-Taman adipura Sumenep-

 Nah, ini tuh semacam menara adipura yang dibuat pemerintah Sumenep karena pernah menang penghargaan Adipura




-Masjid Jami' Sumenep-

Kalau ini semacam kayak "masjid agung"-nya Sumenep



-Museum Sumenep-

Museum keraton di Sumenep
Sebenarnya pingin masuk, tapi karena masih terlalu pagi, ya udah cuma bisa nampang di luar area Museum hihi

Lumayanlah bisa nampang di kaca besar haha


Berasa masuk di dunia cermin...



Dan....
itulah petualangan saya bersama teman-teman selama 3 hari di pulau Madura
Sebenarnya si masi belum puas, tapi apa daya haha....

Sepulang ke Surabaya
Beuh......
Langsung kerasa capeknya haha
Itulah alasan kenapa jika mau travelling ke Madura lebih baik mengambil waktu yang panjang
dan yang saya sarankan minimal 3 hari jika ingin mendapatkan pengalaman yang  huwaw

Okee, sampai di sini dulu ya...
Jaa mata ne! Go seichou arigatou gozaimashita :D
Share:

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah membaca sampai akhir :)
Silakan tinggalkan komentar atau saran untuk membangun tulisan yang ala kadarnya ini.

Love,
Anggi

About Me

read more

Posts

Recent Posts


My Instagram Gallery

My Community


ID Corners
Kumpulan Emak2 BloggerBlogger Perempuanindonesian hijab blogger