Tips Membuat HRD Terkesan Lewat Surat Lamaran Pekerjaan

Daftar isi [Tampil]

Assalamu'alaikum, Surabaya!

Ibarat sebuah pesawat terbang, pilot adalah kunci utama sebuah pesawat dapat terbang dan mencapai tujuan. Tanpa seorang pilot, semenarik apa pun isi dan fasilitas di dalam pesawat, tak akan pernah sampai pada tujuan. Begitu pula dengan melamar kerja, surat lamaran adalah kunci utama pengantar lamaran kerja bisa sampai ke HRD sebuah perusahaan. Tanpa surat lamaran kerja, semenarik apa pun pengalaman atau skill yang dimiliki oleh pelamar kerja, tak akan pernah sampai di suatu perusahaan karena dianggap tak punya etika.

Anggita Ramani

Pekerjaan yang sesuai kemampuan serta gaji yang mapan adalah impian setiap orang. Tak heran jika para job seeker, sebutan untuk para pelamar kerja, akan berlomba-lomba mencari pekerjaan impian mereka. Bahkan mereka tak segan untuk upgrade skill baru untuk menunjang demand dari perusahaan.

Akan tetapi, banyak dari para pelamar kerja itu kadang lupa terhadap hal kecil yang bisa menjegal mereka di depan pintu perusahaan. Menurut seorang HRD yang bekerja di salah satu perusahaan sparepart mesin di Surabaya, Tia Oktavia, menyebutkan bahwa para pelamar kerja sering meremehkan keberadaan surat lamaran, padahal CV dan pengalaman mereka bagus sekali.

"Sering saya dapatkan surat lamaran kerja itu lusuh atau kucel dan hal itu mencerminkan perilaku si pemilik. Jadi tanpa basa-basi langsung saya singkirkan," tutur Okta, "banyak juga surat lamaran yang hanya copas milik temannya, cerminan plagiasi dan tidak punya ide."

Ternyata, oh, ternyata, hanya dari sepucuk surat lamaran kerja, HRD sudah bisa menilai beberapa aspek perilaku kita lo. Jangan sampai hanya karena surat lamaran pekerjaan yang asal-asalan, peluang kerja jadi nol. Itulah pentingnya mengetahui apa sih fungsi surat lamaran kerja dan bagaimana susunan kalimat yang bisa membuat HRD terkesan.


Fungsi Surat Lamaran Pekerjaan

Tak hanya berfungsi sebagai personaliti sang pelamar kerja, surat lamaran pekerjaan juga punya beberapa fungsi penting sebagai berikut:

1. Pengajuan Kerja Secara Formal

Surat lamaran pekerjaan berfungsi sebagai dokumen tertulis formal atas pengajuan pekerjaan terhadap suatu perusahaan. Melalui surat lamaran, biasanya juga menyertakan beberapa lampiran berkas seperti fotokopi atau scan KTP, ijazah terakhir, pengalaman kerja (jika sudah ada), surat rekomendasi, dan lain-lain sesuai track record masing-masing.

Selain itu, surat lamaran juga akan mempermudah HRD perusahaan dalam melihat tujuan dan kualifikasi dalam posisi yang mereka butuhkan. Otomatis, HRD tidak butuh waktu lama melihat berkas-berkas lainnya. Apabila sudah mengirim surat lamaran pekerjaan beserta berkas yang dibutuhkan, maka perusahaan tujuan akan segera mempelajarinya.

2. Kesan Profesional

Kesan profesional serta menguasai posisi yang dituju akan didapatkan saat menggunakan surat lamaran pekerjaan resmi. Dokumen pengantar ini membantu dalam mengarahkan perhatian sekaligus kesan HRD ke sorotan dan spesialisasi yang tercantum dalam resume.

3. Seleksi Awal secara Efisien

Bayangkan jika pelamar kerja jumlahnya mencapai ratusan, bahkan ribuan, tapi jumlah yang nanti diterima sedikit. Pastinya HRD butuh waktu lama jika harus diseleksi satu per satu. Nah, cara paling efisien yang bisa dilakukan adalah seleksi awal dari segi surat lamaran pekerjaan. Setelah itu, pelamar yang memenuhi standar kualifikasi akan dibuhungi untuk sesi wawancara. Selaras dengan pernyataan Okta sebelumnya, HRD tak akan segan langsung menyingkirkan berkas lamaran pekerjaan jika surat lamaran pekerjaan dibuat secara asal-asalan.


Unsur-unsur Surat Lamaran Pekerjaan

Saat menulis surat lamaran pekerjaan, tentunya ada unsur-unsur bagian surat yang harus ada agar surat lamaran pekerjaan bersifat formal dan rapi. Beberapa unsur dalam surat lamaran pekerjaan adalah:

  1. Kepala surat
  2. Lokasi, tempat, dan tanggal penulisan surat
  3. Pihak yang dituju beserta alamat lengkap perusahaan
  4. Salam pembuka atau salam hormat
  5. Pembuka surat
  6. Informasi lowongan pekerjaan didapat darimana
  7. Tujuan surat lamaran
  8. Lampiran berkas yang diminta perusahaan (foto formal, fotokopi atau scan KTP, CV, ijazah, sertifikat kompetensi atau pelatihan yang relevan)
  9. Penutup surat
  10. Tanda tangan dan nama terang


Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Contoh surat lamaran pekerjaan standar yang bisa digunakan untuk melamar pekerjaan :

Anggita Ramani

Selain contoh di atas, berbagai contoh surat lamaran pekerjaan secara lengkap bisa dilihat di sini : contoh surat lamaran pekerjaan. Ada beberapa jenis surat lamaran pekerjaan, tinggal sesuaikan saja sesuai kebutuhan.


Tips Menulis Surat Lamaran Pekerjaan Agar HRD Terkesan

Setelah paham unsur-unsur yang ada di dalam surat lamaran, sangat penting juga untuk memperhatikan beberapa aspek serta menggunakan tata bahasa yang sesuai kaidah PUEBI. Lantas, apa saja sih yang perlu diperhatikan saat menulis surat lamaran pekerjaan? Yuk simak beberapa tips yang bisa digunakan saat menulis surat lamaran pekerjaan yang bisa membuat HRD terkesan, bahkan terpikat lo!

1. Impresif dan Mengesankan

Deskripsikan diri dengan baik, menarik, jangan terlalu arogan, dan jangan terlalu merendah. Sebutkan pengalaman, prestasi, dan pencapaian yang pernah diraih. Hal ini bisa jadi nilai tambah agar dilirik HRD.

2. Singkat, Padat, dan Jelas

Gunakan bahasa yang mudah dipahami, ringkas dan tidak bertele-tele. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan HRD dengan menggunakan istilah yang sulit. Perhatikan saja tata bahasa, hindari pengulangan kata yang tidak perlu, serta yang tak kalah penting adalah hindari ejaan kata yang salah. Buat surat lamaran pekerjaan maksimal 1 halaman, sebab jika lebih dari 1 halaman malah tak akan membuat HRD terkesan.

3. Rapi dan Bersih

Gunakan kertas baru dan ketik yang rapi surat lamaran pekerjaan. Jika perusahaan tujuan mengharuskan surat lamaran dalam bentuk tulisan tangan, gunakan folio bergaris untuk membantu agar tulisan rapi. Ingat, surat lamaran pekerjaan bagaikan wajah dari sang pelamar kerja. Jika surat lamaran pekerjaanmu lusuh, kotor, dan tidak rapi, maka seperti itulah kesan awal HRD terhadapmu.

4. Hindari Menjiplak Isi Surat Lamaran Pekerjaan

Usahakan membuat isi surat lamaran pekerjaan tidak sama persis dengan contoh surat lamaran pekerjaan yang sudah ada. Modifikasi sesuai kreativitas, jangan biarkan HRD menilai kurang ide gara-gara surat lamaran pekerjaan hasil menjiplak.

5. Sesuaikan Bahasa

Membuat surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris memang bisa menambah poin pertimbangan HRD, tapi sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang dituju. Selain itu, jangan paksakan menulis dalam bahasa Inggris, jika kemampuan kurang mendukung. Hal ini malah bisa jadi boomerang saat wawancara nanti.


Referensi

Wawancara dengan Narasumber Tia Oktavia, HRD Perusahaan di Surabaya, 4 Februari 2022.

https://mamikos.com/info/15-contoh-surat-lamaran-kerja-terbaru-dan-lengkap-dengan-berbagai-jenisnya/, diakses 4 Februari 2022

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca sampai akhir :)
Silakan tinggalkan komentar atau saran untuk membangun tulisan yang ala kadarnya ini.

Love,
Anggi

Anggita R. K. Wardani

read more

Recent Posts


Posts

Pengikut

Member of

Mama Daring Bloggerhub Indonesian Hijab Blogger Komunitas Emak Blogger Komunitas Blogger Perempuan 1 Minggu 1 Cerita Asli Arek Suroboyo