Kafe Halal Ala Korea di Surabaya : Cafe Korea

by - Thursday, November 03, 2016

Assalamu'alaikum, Surabaya...

"Hidup ini penuh dengan warna. Banyak sekali hal-hal menarik di luar sana yang menjadikan kita tidak akan pernah berhenti untuk bersyukur dan selalu menyebut nama-Nya. Alhamdulillah... "

Anyeong haseyo *90 degree bow*

Lagi di Korea?? Enggak haha. Cuma, kali ini saya akan melakukan review terhadap salah satu kafe dengan makanan khas Korea di Surabaya yang tentu saja halal. Banyak yang bingung tampaknya apakah saya ini traveller blogger, lifestyle blogger atau food blogger. Saya cuma blogger yang suka nulis apa pun yang saya anggap menarik untuk ditulis, Kakak. Amatiran juga hihihi.

Kembali ke topik awal, kafe yang bernama "Cafe Korea" ini terletak di Jalan Raya Jemursari. Ancer-ancernya setelah Hotel Ibis lurus aja sekitar 50 m, tengok kiri ada Holland Bakery, nah kafe nya di belakang Holland pas. Alamat lengkapnya Jalan Raya Jemursari No. 76 Blok D No. 5 Surabaya.
Penampakan papan nama Cafe Korea
Jam buka 12.30 - 21.30
Tidak hanya sekedar kafe, kamu-kamu yang ingin belajar bahasa korea, konsultasi sekolah di korea atau kerja di korea juga bisa kesini lhoo. Oiya, ditambah lagi, owner atau pemilik dari kafe ini adalah orang Korea asli, tapi udah bisa bahasa Indonesia meskipun agak kurang jelas ngomongnya. Bapaknya juga sering keliaran di sekitar kafe buat sekadar menyapa pengunjung atau ngajarin cara makan ala orang Korea :D
Pas saya makan, tiba-tiba bapaknya datang sambil membawa rumput laut, trus dikasih ke kita gratis. Katanya orang Korea suka makan nasi sambil diaksi rumput laut sama kimchi. Rezeki anak sholehah ini ceritanya yes :D

Saat datang ke kafe ini, saya dan teman saya (si Emma) mengira bahwa porsi yang ditawarkan bakalan sedikit merujuk pada restoran korea yang sudah ada seperti Ki*chi G*. Akhirnya kami memesan Rabboki dengan harga 40000 untuk 2 orang, Nasi 5000, Kimchi 5000 dan Phatbingsu Original 20000. Setelah makananya datang, jeng jeng jeng...
Ternyata...... porsinya porsi besaaaarrrr dan zong lah kita. Akankah kita bisa menghabiskan semuanyaaaa? *harusnya ngga pesan nasi T.T*
Sempat kaget sih, dengan harga segitu dan pengalaman di resto sebelumnya, porsi di sini termasuk "Big Portion". Rabokki nya cukup banget untuk 2 orang kalau tanpa nasi, cukup untuk 3-4 orang kalau pake nasi. Kimchi nya porsi kecil sih karena cuma 5000 doang, tapi menurut saya enak.

Karena porsi yang banyak, kami menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam untuk menghabiskannya. Oiya, mana phatbingsu nya? Hehehe, sabar, sengaja request phatbingsu nya dikeluarin terakhir.
Phatbingsu setelah diaduk-aduk karena kalap terhempas teriknya Surabaya.
Maaf banget yaa, karena kalap, khilaf dan lupa, penampakan phatbingsu awal tidak sempat terfoto. Yang ada hanyalah patbingsu yang telah tercampur rata, udah dimakan sebagian lagi, baru difoto haha. Saya deskripsikan saja, ya. Kalau original phatbingsu yang saya pesan ini semacam es campur dengan kacang merah sebagai topingnya. Di dalamnya ada es serut salju (semacam es serut dicampur susu tawar, lembut banget), tepung biji kesehatan (mirip bubuk kedelai rasanya) dan toping kacang merah. Rasanya ngga seberapa manis, jadi gurih dan pas banget buat yang lagi ON DIET atau ngga suka manis. Oiya, porsinya juga lumayan gede, jadi bisa dibuat semangkok berdua #cieeee

Ini beberapa menu yang bisa kalian pilih sendiri beserta harganya


Inget ya, porsinya porsi besar. Saran dari saya, kalau ingin coba patbingsu, beli aja yang kelompok makanan ringan. Kalau pengen makanan berat, minumnya beli yang kelompok kopi aja. Atau terserah sih, atau join sama teman makan kamuuu, bisa untuk berduaaaa kok :)

Nah, dari segi makan sama harga udah. Sekarang dari segi interior ya. Kafe ini memiliki nuansa pink yang bisa membuat hati para wanita berbunga-bunga haha. Ada layar monitor yang selalu ON dengan video klip boyband/girlband/soundtrack drama Korea lhooo
Salah satu fasilitas kafe Korea
Interior ruangan
Ceiling interior
Taraaaa, ini bapak owner-nya lagi ikutan nongkrong hihi
Di kafe ini juga ada semacam perpus kecil dengan buku-buku bacaan bertemakan Korea, seperti majalah, kamus indonesia-korea dan lain-lain. Saya tertarik membaca buku tentang golongan darah yang sempat "booming" di jejaring sosial. Jadi bisa nimbrung baca-baca buku sambil dengerin music K-pop.

Oke, sekian review dari saya, blogger amatir hihihi. Maaf bila ada kata yang kurang pas atau gimana ya Kakak. Maklum, masih latihan nulis :D

Surabaya, 03 November 2016

You May Also Like

16 komentar

  1. Tau ini halal darimananya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada logo halalnya di buku menu yang baru ^^

      Delete
  2. Mb Anggi salam kenal, mb Anggi bs nyoba kimchi homemade sy jg ayam koreanya yg pasti halal krn sy buat sendiri
    Tlp 082138899846. Ayo mb Anggi semangat belajarnya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uwaaaa, boleh mbak, entar kalau ada waktu bisa saya cobain. Saya save ya nomernya, makasih :D

      Delete
  3. Ini beneran halal? Ko ada bulgogi???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bulgogi kan daging sapi, insyaAllah halal :)

      Delete
  4. Mbak maaf, ini kata mbak kan halal ya? Tahu dari mana mbaknya kalau halal? Orangnya yg bilang halal apa ada sertifikasi halalnya? Soalnya kan kadang halal menurut orang Korea sama halal menurut orang muslim bisa beda mbak. Hehehe tolong jawab ya .. aku pengen nyobain tapi masih agak ragu. Hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya tanya ke orangnya langsung mbak, yang masak juga ada yang muslim kok. Masalah daging dan bahan disesuaikan sama bahan di Indonesia juga. Di sana kalo ngga salah juga ada buku tentang halal/haram masakan korea. Boleh tanya bahannya ke yang masak kalo ragu, soalnya saya dulu juga gitu :)

      Delete
  5. Kak, saya baru kemarin kesana. Trus saya baca artikel juga katanya halal. Tapi kemarin aku gak konfirmasi lagi ke penjualnya. Semoga ya kak beneran halal. Takut banget soalnya������

    ReplyDelete
  6. Wah jadi pengen kesana juga. Sebenernya aku lagi pengen nyobain jajangmyeon. Disana ada ga?

    ReplyDelete

Terimakasih sudah membaca sampai akhir :)
Silakan tinggalkan komentar atau saran untuk membangun tulisan yang ala kadarnya ini.

Love,
Anggi